Catatan hati sintiya #4

Sabtu, 10 Maret 2018 Day 03
Pada kali ini saya akan menceritakan pengalaman pertemuan ke tiga ilmu Jurnalistik. Pada pertemuan kali ini saya masih membahas tenteng sejarah Jurnalistik dari masa - kemasa, akan tetapi saat membahas sejarah Jurnalistik saya berserta Mahasiswa yang lainya berbagi informasi dengan cara mempresentasikan menggunakan power point (PPT) yang ditampilkan di depan kelas, dalam satu kelas terbagi menjadi beberapa kelompok dan dalam satu kelompok berjumlahkan sekitar 5-6 orang. Berikut materi sejarah yang dibahas dalam pertemuan ini, yaitu :
Journalism Before The Invention of Gutenberg Mechice
Sejarah jurnalistik dunia
Awal  mulanya muncul jurnalistik dapat diketahui dari berbagai literatur tentang sejarah jurnalistik, merujuk pada “Acta Diurna” pada zaman Romawi Kuno masa pemerintahan kaisar Julius Caesar (100-44 SM). “Acta Diurna”, yakni papan pengumuman (sejenis majalah dinding atau papan informasi sekarang), diyakini sebagai produk jurnalistik pertama; pers, media massa, atau surat kabar harian pertama di dunia. Julius Caesar pun disebut sebagai “Bapak Pers Dunia”. Sebenarnya, Caesar hanya meneruskan dan mengembangkan tradisi yang muncul pada permulaan berdirinya kerajaan Romawi. Saat itu, atas perintah Raja Imam Agung, segala kejadian penting dicatat pada “Annals”, yakni papan tulis yang digantungkan di serambi rumah. Catatan pada papan tulis itu merupakan pemberitahuan bagi setiap orang yang lewat dan memerlukannya.

Sejarah jurnalistik islam
Dalam sejarah Islam, cikal bakal jurnalistik yang pertama kali di dunia adalah pada zaman Nabi Nuh. Saat banjir besar melanda kaumnya, Nabi Nuh berada di dalam kapal beserta sanak keluarga, para pengikut yang saleh, dan segala macam hewan. Untuk mengetahui apakah air bah sudah surut, Nabi Nuh mengutus seekor burung dara ke luar kapal untuk memantau keadaan air dan kemungkinan adanya makanan. Sang burung dara hanya melihat daun dan ranting pohon zaitun yang tampak muncul ke permukaan air. Ranting itu pun dipatuk dan dibawanya pulang ke kapal. Nabi Nuh pun berkesimpulan air bah sudah mulai surut. Kabar itu pun disampaikan kepada seluruh penumpang kapal. Atas dasar fakta tersebut, Nabi Nuh dianggap sebagai pencari berita dan penyiar kabar (wartawan) pertama kali di dunia. Kapal Nabi Nuh pun disebut sebagai kantor berita pertama di dunia.

Media yang berkembang
Romawi kuno
Media yang berkembang pada zaman Romawi kuno (100-44 SM) adalah sebuah papan seperti mading yang dipampang di lapangan terbuka tempat rakyat berkumpul (Forum Romanum). Forum Romanum itu berisikan pengumuman-pengumuman resmi dan isinya dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu : Acta Senatus dan Acta Diurna.
Mesir
Kegiatan penyebaran informasi melalui tulis-menulis makin meluas pada masa peradaban  Mesir. Masyarakat Mesir kuno mengenal bentuk tulisan yang disebut Hieroglyph berbentuk gambar. Tulisan ini ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk, maupun kertas daun papirus. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Perancis misalnya atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.
China
Di China sendiri, sebelum Tsai Lun menemukan kertas, kebanyakan buku-buku terbuat dari bamboo. Buku-buku semacam itu sangat berat dan sulit dibawa. Beberapa buku ditulis di atas sutra, tapi terlalu mahal untuk keperluan umum. Lalu karena terinspirasi dari proses penggulungan kain sutra, orang China kuno berhasil menemukan bahan seperti kertas yang disebut ”bo” yang terbuat dari sutra. Namun produksi “bo” sangatlah mahal karena kelangkaan bahan.
Arab
Teknik pembuatan kertas yang bangsa China rahasiakan tersebut jatuh ke tangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan Dinasti Tang dalam Pertempuran Talas pada tahun 751 Masehi di mana para tawanan-tawanan perang mengajarkan cara pembuatan kertas kepada orang-orang Arab sehingga pada zaman Abbasiyah, muncullah pusat-pusat industri kertas baik di Bagdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya.
Indonesia
Di antara berbagai sumber sejarah kuno Indonesia, seperti naskah dan berita asing, prasasti dianggap sumber terpenting karena mampu memberikan kronologis suatu peristiwa. Ada banyak hal yang membuat suatu prasasti sangat menguntungkan dunia penelitian masa lampau. Selain mengandung unsur penanggalan, prasasti juga mengungkap sejumlah nama dan alasan mengapa prasasti tersebut dikeluarkan. Prasasti tertua di Indonesia teridentifikasi berasal dari abad ke-5 Masehi, yaitu prasasti  Yupa dari kerajaan Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti tersebut berisi mengenai hubungan genealogi pada masa pemerintahan raja Mulawarman.

Karakteristik
MEDIA MASSA ROMAWI KUNO
Pada  masa ini, lebih kepada pembaca yang mendekati sumber berita seperti Acta Diurna yaitu papan yang berisi pengumuman yang dipasang di pusat kota agar diketahui masyarakat umum.
MEDIA MASSA INDONESIA
Di Indonesia, media yang digunakan untuk menyebarkan informasi adalah dengan adanya prasasti . Guna prasasti adalah untuk menulis keputusan-keputusan resmi dari kerajaan, bisa juga menceritakan bagaimana masa kerajaan pada waktu itu yang ditulis dengan bahasa sansekerta.
MEDIA MASSA DALAM ISLAM
Pada zaman nabi, penulisan dan catatan ayat Al-Qur’an dilakukan oleh sahabat di kulit binatang, kepingan kayu, tulang-belulang, dan kayu. Agar mudah diingat dan tersusun rapi.

Respon Pemerintah
ROMAWI KUNO
Adanya papan mading Acta Diurna ini dimanfaatkan oleh Julius Caesar. Julius Caesar memerintahkan agar setiap hasil sidang dan kegiatan anggota senat selalu diumumkan  pada Acta Diurna. Termasuk berita tentang kejadian sehari-hari, peraturan penting, dan apapun yang perlu disampaikan dan diketahui oleh rakyat.
CHINA
Tsai Lun , penemu kertas di China,memperkenalkan dan mempersembahkan kertas temuannya kepada Kausar Dinasti Han. Kaisar amat girang atas temuan Tsai Lun dan memberikan pangkat kepada Tsai Lun.

Journalism 15th Century (Gutenberg Machine)
Media-media jurnalistik yang berkembang pada abad 15
Menciptakan movable type (sistem percetakan blok).
Memperkenalkan tinta berbasis minyak.
Membuat naskah yang terbuat dari kulit binatang dan kertas sebagai bahan percetakan.
Menciptakan metode pengecoran potongan-potongan huruf diatas campuran logam.
Membuat huruf logam dengan menggunakan timah hitam untuk membentuk tulisan aksara latin.
Membuat mesin cetak pada tahun 1450 terutama di Negara Eropa.

Setelah penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg, terbit koran-koran di Eropa. Pada tahun 1457 koran cetakan pertama kali muncul di Jerman, yaitu :
Koran mingguan Frankfurter Journal yang dikelola Egenolph Emmel di Frankfrut, Jerman. Salah satu peristiwa besar yang pertama kali diberitakan secara luas di surat kabar adalah pengumuman hasil ekspedisi Christoper Colombus ke Benua Amerika.
Koran mingguan Avisa Relation oder Zeitung di Strasbourg, Jerman.
Koran harian pertama, Leipziger Zeitung.

Perbedaan jurnalistik pada abad 15 dengan era sebelumnya
Pada abad 15, Gutenberg memperkenalkan tinta berbasis minyak yang lebih tahan lama daripada tinta berbasis air era sebelumnya.
Pada abad 15 lebih mudah dalam mencetak buku dalam jumlah banyak karena telah ditemukannya mesin cetak. Sebelum abad ke 15, orang-orang Eropa memproduksi buku-buku dengan menyiapkan manuskrip berupa salinan yang dicetak dengan menggunakan tangan.

Karakteristik media pada abad 15
Berbentuk koran
Media disebarkan melalui hasil cetakan
Hasil cetakan berbentuk naskah-naskah
Media tersebut berawal dari naskah-naskah yang sebelumnya ditulis tangan

Respon/Kebijakan pemerintah terhadap pers pada abad 15
Kekuasaan ada pada tangan pemerintah
Fungsi pers di abad ini adalah dari puncak turun ke bawah, yaitu dari pemerintah kepada rakyatnya
Pada masa ini, mesin cetak harus memiliki izin pemerintah agar bisa digunakan dalam penerbitan
Pers lebih digunakan untuk memberi informasi kepada rakyat mengenai apa yang penguasa pikirkan, inginkan, dan apa yang harus didukung oleh rakyat.
      Artinya, hanya pemerintah yang boleh menyampaikan berita.



Journalism 18th Century
Perkembangan Media Pers di Indonesia :
Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita- berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa.
Di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland.
Di semarang terbit Semarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Di Padang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant, Padang Handeslsbland dan Bentara Melajoe.Di Makassar (Ujung Pandang) terbit Celebe Courant dan Makassaarch Handelsbland. Surat- surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis, karena lebih merupakan surat kabar periklanan.
Pada zaman Jepang. Ketika Jepang datang ke Indonesia, surat kabar yang ada di Indonesia di ambil alih pelan-pelan. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintahan Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar
Pada zaman Revolusi
Pada masa ini media massa sering disebut sebagai media perjuangan. Media indonesia menjadi salah satu alat perjuangan untuk kemerdekaan bangsa indonesia
Pada bulan september-desember 1945 kondisi pers RI semakin kuat, yang ditandai mulai beredarnya koran Soeara Merdeka (Bandung), Berita Indonesia (Jakarta), Merdeka, Independen, Indonesian News Bulletin, Wrta Indonesia dan The Voice of Free In.
Pada masa Orde Baru. Pada awal masa orde baru ini fungsi dan sistem media massa masih belum berjalan dengan baik. Ketika itu surat kabar yang terbit merupakan terompet masyarakat untuk menentang kebijaksanaan orde lama dan menyokong aksi-aksi mahasiswa pemuda sehingga surat kabar yang terbit merupakan parlemen masyarakat. Namun ketika alam orde baru ditandai dengan kegiatan pembangunan disegala bidang. Kehidupan media massa kitapun mengalami perubahan dengan sendirinya karena media massa mencerminkan situasi dan kondisi dari kehidupan masyarakat dimana media massa itu bergerak.
Pada zaman Demokrasi Liberal. Masa ini merupakan masa pemerintahan parlemen atau masa demokrasi liberal. Pada masa demokrasi liberal banyak didirikan partai politik dalam rangka memperkuat sistem pemerintahan parlemen. Media massa pada masa itu merupakan alat propaganda dari partai politik. Beberapa partai politik memiliki media koran sebagai corong partainya. Pada masa itu media massa dikenal sebagai media partisipan.

Perkembangan Media Pers di Dunia :
Perkembangan pers di Eropa. Pada awal abad XVII menjadi abad penting lahirnya banyak koran di Eropa. Tapi, mingguan Frankfurter journal (1615) yang dikelolah Egenolp Emmel di Frankfrut Jerman umu m dipandang sebagai koran pertama di dunia. Sampai kemudia lahir Leipziger Zeitung (1660) dijerman, yang mula-mula mingguan. Kemudian menjadi harian, inilah koran pertama harian di dunia.
Perkembangan pers di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat ilmu persurat kabaran mulai berkembang mulai berkembang sejak tahun 1960 M dengan istilah “Journalism”, saat itu terbit surat kabar dalam bentuk yang modern, Publick Occurences Both Foreign and Domestick, di Boston yang dimotori oleh Benjamin Harris.
Perkembangan pers di Inggris. Perkembangan pers di Inggris diawali oleh The Londong Gazette 1665 yang masih koran berkala. Inggris mengenal koran hariannya yang pertama dengan terbitnya The London Daily Caurant (1702). The Times koran Inggris yang terbit sejak abad XVII hingga kini pertama kali memakai sistem cetak rotasi penemuan Telegram dan jaringan kabel Internasional dipertengahan 1880-an membuat wartawan lebih cepat meliput dari berbagai kawasan dunia.
Perkembangan pers di Swiss. Di Universitas Bazel Swiss, Jurnalistik pertama kalinya dikaji secara akademis oleh Karl Bucher (1847-1930) dan Max Weber (1864-1920) dengan nama Zeitungskunde tahun 1884

Perbedaan Jurnalistik
Pada awal abad ke-15 jurnalistik diawali dengan Negara Inggris, Perancis, dan pada abad ke 16 nya diawali di Negara Spanyol kemudian menyebar ke Rusia, Jerman, Jepang dan di negara lain di Asia dan Amerika latin.
Pada abad ke-15 sudah ada penggunaan komputer tetapi masih belum berkembang dengan adanya media cetak.
Abad 18
Pada tahun 1880-1900 banyak kemajuan dala jurnalistik, yang paling menonjol yakni dengan digunakannya mesin cetak cepat. Penerbitan surat kabar dan majalah pertama kalinya diwilayah Eropa Barat, Inggris, Amerika Serikat. Sedangkan organisasi wartawan pertama yang didirikan di Inggris pada tahun 1883.
Menggunakan jurnalisme online.
Media membebaskan jurnalisnya mengolah sendiri tulisannya. Terbitnya kapan saja, tidak ada jadwal khusus, dan pembaca dapat membaca berita secara langsung detelah di upload. Batasnya hanya pada etika yang terdapat pada jurnalisme tersebut.
Dalam media online pemuatan tidak terbatas. Karena lewat website naska dapat ditulis sepanjang apapun tanpa ada batasan.
Media yang dipakai adalah internet.
Tidak terlalu memperkaitkan tata bahasa.
Menggunakan jusnalisme konvensional.
Sebelum naska dimuat dalam sebuah media, naska tersebut harus di CC terlebih dahulu oleh redaksi. Terbitnya berkala seperti mingguan, bulanan, tahunan.
Panjang naskah dibatasi.
Media yang digunaan adalahmedia kuno, seperti  edia cetak dan media non cetak seperti radio dan televisi.
Penggunaan tata bahasa sangatlah diperhatikan

Karakteristik Media
Yellow Journalism
Tahun 1800 juga ditandai dengan munculnya istilah Yellow Journalism (jusnalisme kuning), sebuah istilah untuk “pertempuran headline” antara dua koran besar di kota New York. Satu dimiliki oleh Joseph pulitzer dan satu lagi dimiliki oleh William Ransolph Hearst. Ciri khas jurnalisme kuning adalah pemberitaannya yang bombastis, sensasional, dan pemuatan judul utama yang menarik perhatian publik. Tujuannya hanya satu yaitu meningkatkan penjualan. Namun, jurnalisme kuning tidak bertahan lama, seiring dengan munculnya kesadaran jurnalisme sebagai profesi.
Mesin Cetak Gutenberg
Mesin cetak Johannes Gutenberg karya Johannes Gutenberg dalam mesin cetak dimulai sekitar 1436 ketika dia sedang bekerja sama dengan dreas Dritehan, seseorang yang pernah dibimbing oleh Gutenberg dalam pemotongan batu pertama, dan Andreas Heilman pemilik pabrik kertas. Gutenberg adalah orang pertama yang membuat cetakan dari campuran timbal, timah, dan antimon yang kritis untuk menghasilkan cetakan tahan lama yang menghasilkan buku cetak bermutu tinggi dan terbukti menjadi lebih cocok untuk percetakan  daripada cetakan tanah liat, kayu atau perunggu yang diciptakan di Asia Timur.
Koran pertama di Indonesia
Di Indonesia pers mulai dikenal pada abad 18, tepatnya pada tahun 1744, ketika surat kabar bernama ”Bataviasche Nouvelles” diterbitkan dengan pengusahaan orang-orang Belanda. Pada tahun 1776 terbit di Jakarta juga ”Vendu Niews” yang mengutamakan diri pada berita pelelangan. Ketika menginjak abad 19 terbit berbagai surat kabar lainya yang kesemuanya diusahakan oleh orang-orang belanda untuk pembaca-pembaca orang-orang belanda atau bangsa pribumi yang mengerti bahasa Belanda yang pada umumnya merupakan sekelompok kecil saja.
Surat kabar Medan Prijaji yan terbit pada zaman penjajahan
Sejak itu bermuncullah berbagai surat kabar dengan pemberitaan nya bersifat informatif, sesuai dengan situasi dan kondisi pada zaman penjajahan itu. Di Indonesia, perkembangan kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia pun menggunakan jurnalisme sebagai alat perjuangan. Di era-era inilah Bintang Timur, Bintang Barat, Java Bode, Medan Prijaji, dan Java Bode terbit. Pada masa pendudukan Jepang mengambil alih kekuasaan, koran-koran ini dilarang. Akan tetapi pada akhirnya ada lima media yang mendapat izin terbit: Asia Raja, Tjahaja, Sinar Baru, Sinar Matahari, dan Suara Asia.
Javasche Courant terbit di Indonesia pada zaman Belanda
Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa. Sedangkan di Surabaya  Soerabajash  Advertentiebland  terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland. Di semarang terbit Semarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant. Di Padang surat kabar yang terbit adalah  Soematra courant, Padang Handeslsbland  dan  Bentara Melajoe. Di Makassar (Ujung Pandang)  terbit  Celebe Courantdan Makassaarch Handelsbland. Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis, karena lebih merupakan surat kabar periklanan. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. Semua penerbit terkena peraturan, setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat.

Kebijakan Pemerintah Pada Zamannya
Zaman Jepang
Ketika Jepang datang ke Indonesia, surat kabar-surat kabar yang ada di Indonesia diambil alih pelan-pelan. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan menghemat alat-alat tenaga. Tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang dapat memperketat pengawasan terhadap isi surat kabar. Kantor berita Antara pun diambil alih dan diteruskan oleh kantor berita Yashima dan selanjutnya berada dibawah pusat pemberitaan Jepang, yakni Domei.
Wartawan-wartawan Indonesia pada saat itu hanya bekerja sebagai pegawai, sedangkan yang diberi pengaruh serta kedudukan adalah wartawan yang sengaja didatangkan dari Jepang. Pada masa itu surat kabar hanya bersifat propaganda dan memuji-muji pemerintah dan tentara Jepang.
Zaman Orde Lama
Setelah presiden soekarno mengumumkan dekrit kembali ke UUD 1945 pada tanggal 5 Juli 1959, terdapat larangan kegiatan politik termasuk pers. Persyaratan mendapatkan (SIT) surat izin terbit dan surat izin cetak diperketat.

Journalism in the Early 20th Century
Media-media jurnalistik yang berkembang pada awal abad 20

Karakteristik jurnalisme awal abad 20

Perbedaan jurnalisme awal abad 20 dengan abad 18

Respon pemerintah pada jurnalisme awal abad 20
Journalism After Internet Was Populer
Jurnalistik pada tahun 1969-1990
1969 Munculnya internet
Dimana pertama kali dikembangkan oleh Departemen pertahanan Amerika Serikat untuk kepentingan Militer dimana proyek ini dinamkan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network). Di tahun ini pemerintah mengunakan sebagai kepentingan militer tapi di Amerika Serikat mengunakan pers libertarian dimana berasal dari kata liberty yang artinya Bebas.
1970 Pembuatan komputer
Dimana lebih dari 10 (sepuluh) komputer telah dapat di hubungkan dan saling berkomukasi. Ditahun ini Inggris menemukan Teleteks. Ditahun 1971 Jurnalis Amerika, Hunter S. Thompson mengandalkan teknologi komunikasi digital awal yang dimulai dengan menggunakan mesin faks untuk melaporkan jejak kampanye presiden AS yang didokumentasikan dalam bukunya Fear and Loathing on the Campaign Trail. Ditahun 1979 penemuan videotex, di antaranya Prestel adalah sistem pertama di dunia, diluncurkan secara komersial dengan berbagai surat kabar Inggris seperti Financial Times yang mengantarkan untuk menyampaikan berita koran secara online melalui media tersebut.

1980 Mulai membentuk jaringan
Dimana telah lebih dari 100 komputer yang bergabung dengan ARPANET dan membentuk janringan. Ditahun 1981 Perusahaan surat kabar Amerika memperhatikan teknologi baru tersebut dan menciptakan sistem videotex mereka sendiri, Viewtron yang terbesar dan paling ambisius, sebuah layanan Knight-Ridder diluncurkan. Tapi pada tahun 1986 Keycom di Chicago dan Gateway di Los Angeles Semuanya ditutup dan juga Videotex di tutup karena gagal memenuhi permintaan pengguna akhir. Ditahun 1970 dan 1980 di indonesia menjadi pers komersial dengan pencarian dana masyarakat serta jumlah pembaca yang tinggi.

1990 Internet masuk di indonesia
Selanjutnya datanglah Sistem Buletin Board Komputer. Pada akhir 1980an dan awal 1990an, beberapa surat kabar yang lebih kecil memulai layanan berita online menggunakan perangkat lunak BBS dan modem telepon. Yang pertama adalah Albuquerque Tribune pada tahun 1989. Internet masuk ke Indonesia dimana ketika mulai populer di indonesia ketika salah satu jasa layanan komersial. Indonet dibuka pada tahun 1994. Ditahun ini pers memulai proses repolitisasi.

Karakteristik
Immediancy : kesegaran atau kecepatan penyampaian informasi
Multiple paginatio : berupa ratusan page
Multimedia : menyajikan gabungan teks, gambar, video, dan grafis sekaligus
Archieving : terarsipkan
Interactivity : interaksi langsung dengan pembaca

Kebijakan Pemerintah
Di Amerika Seikat Pers begitu bebas. Kebebasan pers ini secara implisit disebut dalam amademen pertama.
Di cina dan vietnam menerapkan peraturan yang sangat ketat pemerintah yang memilih kecerendungan oteriter membungkam media dan pengkritik.
Di Indonesia sendiri kebebasan pers di atur dalam  UU no. 40 thn. 1999 dan UU ITE.
Di Kanada, Mahkamah Agung Kanada memutuskan bahwa: “tersedia bagi siapa saja yang menerbitkan materi kepentingan umum dalam medium apa pun”. Kanada ada lebih banyak ambiguitas.

Sejarah media massa tahun 1991 – 1993
Media yang berkembang
World Wide Webdisingkat www. 1991 lahir world wide web atau jaringan informasi global berbasis web yang didukung infrastruktur jaringan Internet.
Satu tahun setelahnya, pada 1992, pertama kalinya file atau dokumen dalam bentuk audio dan video dapat didistribusikan melalui jaringan internet. Istilah “browsing” kemudian juga menjadi populer pada tahun 1992.
Tahun ketika di dalam internet disiarkan sebuah broadcast radio. Pada tahun 1993, jumlah banyaknya website di internet mencapai angka 600, dan pada saat itu White House di AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memiliki websitenya sendiri. Nama domain yang pertama kali digunakan adalah .gov dan .org.

Perbedaan dengan tahun sebelumnya
Tahun 1982-1983
Dibentuk bahasa komunikasi dasar protokol internet yang dikenal sebagai TCP/IP. Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP) merupakan sekelompok protokol yang berfungsi untuk mengatur komunukasi data, terutama dalam proses tukar-menukar data dari sebuah komputer ke komputer lainnya di dalam suatu jaringan internet. Protokol TCP/IP kemudian dikembangkan untuk membentuk jaringan komputer yang luas (Wide Area Network/ WAN).
Satu tahun kemudian, pada 1983, terbentuk pula Domain Name System (DNS) dengan nama-nama website yang berakhiran .edu, .gov, .org, .com, .net, .mil, dan .int. DNS ini tentunya mempermudah pengguna internet untuk mengingat alamat suatu website, mengingat sebelumnya desain alamat website merupakan alamat dengan angka-angka yang cukup banyak jumlahnya, seperti misalnya 123.321.567.32.

Karakteristik
Media massa dapat menjangkau sejumlah besar khalayak. Komunikan dalam media massa berjumlah besar dan menyebar di mana-mana, serta tidak pernah bertemu dan  berhubungan secara personal.
Media massa menyajikan materi yang dapat mencapai tingkat intelek rata-rata.  Pesan yang disajikan dengan bahasa yang umum sehingga dapat dipahami oleh seluruh lapisan intelektual baik komunikan dari kalangan bawah sampai kalangan atas.
Komunikasi yang terjadi dalam media massa bersifat searah. Komunikan tidak dapat memberikan tanggapan secara langsung kepada komunikatornya yang biasa disebut dengan  tanggapan yang tertunda (delay feedback).
Media massa menyajikan rangkaian atau aneka pilihan materi yang luas, bervariasi. Ini menunjukkan bahwa pesan yang ada dalam media massa berisi rangkaian dan aneka pilihan materi yang luas bagi khalayak atau para komunikannya.
Media massa diselenggrakan oleh lembaga masyarakat atau organisasi yang terstruktur. Penyelenggara atau pengelola media massa adalah lembaga masyarakat/organisasi yang teratur dan peka terhadap permasalahan kemasyarakatan.

Kebijakan pemerintah terdahap pers
Pers di Indonesia disebut sebagai pers pancasila. Media massa Indonesia sebagai salah satu system, terkait dengan aspek – aspek lainnya yang tertuang dlam Keputusan Dewan Pers No. 79/XIV/1974 yang intinya mengemukakan bahwa kebebasan pers Indonesia berlandaskan :
Idiil Pancasila
Konstitusional ( UUD 1945, dan ketetapan MPR )
Strategis ( GBHN )
Yuridis ( UU Pers No. 21 thn. 1982 ditambah UU penyiaran )
Kemasyarakatan ( tata nilai sosial )
Etis ( norma – norma )

Sejarah media massa tahun 1994 – 1999
Media yang berkembang
Tahun 1994
Kompetitor besar Mosaic pertama. Netscape Navigator dirilis pada tahun 1994
Tahun 1994
 Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994. Dengan situs web ISP (internet service provider)  dan ISP pertama di Indonesia bernama Ipteknet dan dalam tahun  yang sama  lahir ISP komersial pertama yaitu Indonet. Pada tahun ini indonesia tidak kalah mengeluarkan surat kabar online yaitu republik.com, tempo.com, Detik.com, Kompas.com
Yahoo!, Salah satu penyedia layanan email terbesar, juga dibentuk pada tahun ini oleh Jerry Yang dan David Filo. Dua orang sarjana teknik elektro di Stanford University. Awalnya, Yahoo! Belum dinamakan seperti itu melainkan dinamakan “Jerry and David’s Guide to the World Wide Web”, namun kemudian pada 1995 perusahaan memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Yahoo!.
Tahun 1996
Di tahun 1996, Hotmail yang merupakan  layanan webmail pertama diluncurkan ke public.
Berita besar yang pertama kali dibocorkan melalui Internet adalah berita tentang skandal antara Bill Clinton dan Mocica Lewinsky. Atau biasa dikenal dengan istilah Monicagate.
Google diluncurkan dan tersedia secara umum  pada tahun 1998. Google merupakan teknologi revolusioner yang dapat memudahknan orang untuk menemukan informasi di dunia maya.
Di tahun 1998 juga, napster resmi diluncurkan yang akhirnya membuka gerbang pertukaran file audio besar-besaran secara online.

Karakteristik
Yahoo ( Fiturnya lebih kompleks (YM,games,berita)
Google ( Sebuah situs khusus jasa dan produk internet meliputi teknologi pencarian,perangkat lunak,komputasi web
Hotmail ( Layanan webmail gratis pertama di internet dengan kemampuan untuk membuka, membaca dan bahkan menyunting / mengedit dokumen Office yang dilampirkan pada email pada browser non Internet Explorer sekalipun
Netscape Navigator ( Peramban web yang terkenal pada era 1990-an sebelum kemunculan internet explorer dan microsoft. Tersedia dalam platform Windows 16-bit, Windows 32-bit.

Kebijakan pemerintah
Amerika( Pers mempunyai kebebasan untuk melakukan pergerakan.
Rusia( Menganut sistem pes komunis yang berarti kebebasan pers sepenuhnya dikuasai pemerintah.
China &Vietnam( Pemerintah memiliki kecenderungan otoriter membungkam media & pengkritik.
Indonesia( Kebebasan pers diatur dalam UU no.40 tahun 1999 dan UU ITE

Perbedaan dengan tahun sebelumnya
Pada tahun 1991-1993 telah ditemukan situs :
WWW (World Wide Website)
Istilah Browsing Populer karena file dalam bentuk video dan audio bisa didistribusikan lewat internet
Banyaknya website di internet hingga mencapai angka 600, White House di AS & PBB memiliki situs web sendiri yang bernama .gov dan .org.

Pada Tahun 1994-1999 telah ditemukan situs :
Netscape Navigator
Yahoo
 Hotmail
Google
ISP(indonesia)
Jurnalistik pada tahun 1998-2001
Kebebasan di Indonesia dalam era reformasi ditandai dengan lahirnya UU No.40 tahun 1999 tentang Pers, kemudian dipertegas dengan adanya amandemen UUD 2000 yang secara umum isinya adalah memberikan perintah kepada insan pers agar bersikap proaktif dalam mewujudkam budaya demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas.
Media yang berkembang
Memasuki era 1990-an, penggunaan teknologi komputer tidak terbatas diruang redaksi saja. Semakin canggihnya teknologi komputer notebook kini sudah dilengkapi oleh modem dan teknologi wireless, serta akses pengiriman berita teks, foto,dan vidio melalui internet atau via satelit, selain itu, pada era ini juga muncul media jurnalistik multimedia. Masa ini dikenal dengan masa internet.
Sedangkan pad tahun 2000-an, muncullah situs pribadi yang juga memuat laporan jurnalistik pemiliknya. Istilah situs pribadi ini adalah weblog dan sering disingkat menjadi “blog “saja.

Perbedaan dengan tahun sebelumnya
 Perbedaan yang mencolok pada era ini, jika dibanding dengan era-era sebelumnya terletak pada demokrasi dan transparansi informasi yang dahulu aksesnya terbatas, kini menjadi bebas dan terbuka.

Karakteristik jurnalistik online
Audience control
Immediacy
Multimedia capability
Nonlienarity
Storage and retrival
Unimited space
Interaktivity

Media yang Berkembang di Tahun 2001
Pada bulan Mei 1992 Chicago online pada koran pertama di Amerika yang diluncurkan oleh salah satu Tribune di Chicago AS. Sampai pada 2001 database AS telah berisikan 12.878 berita online. Dari perkembangan di Amerika banyak sekali negara lainnya yang ikut mengadopsi hal ini. Jaringan internet sendiri menjadi point penting dari kegiatan online ini. Internet menjadi point inti dari segala kegiatan yang bersangkutan dengan media online. Dan juga di Indonesia berdirinya Wikipedia.

Media yang Berkembang di Tahun 2002
Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal.

Media yang berkembang di Tahun 2003
Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media sosial makin berkembang. 2003 juga berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya, sehingga myspace dikatakan situs jejaring sosialyang user friendly. Myspace berasal dari AS.

Perbedaan
Wikipedia adalah sebuah situs yang berisi tentang artikel, yang berisi tentang informasi bermanfaat untuk di baca oleh orang banyak, Friendster adalah situs tentang seseorang yang dapat memperkenalkan diri di dunia maya dan dapat memiliki account yang diinginkan yaitu friendster, Sedangkan MySpace adalah situs jaringan yang bisa menghubungkan antar teman, membuat blog yang bisa sharing informasi kepada seseorang yang pasti lebih lengkap dan lebih populer di banding Wikipedia dan Friendster.

Karakteristik
Wikipedia adalah sebuah situs yang berisi tentang artikel ensiklopedia dan referensi Online tingkat dunia yang bisa di akses oleh siapa saja, di mana saja selama bisa terhubung dengan internet.
Friendster adalah sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster.
MySpace adalah situs jaringan sosial populer yang menawarkan jaringan antar teman, profil pribadi, blog, group, foto, musik dan video untuk remaja dan dewasa di seluruh dunia.

Kebijakan Pemerintahan
Peran sosial media pada pemerintah telah menjadi salah satu trend di elektronik government atau yang sering di sebut dengan e-government. Tentu saja banyak penulis dan peneliti yang tersebar di belahan dunia, pada beberapa tahun terakhir telah berbicara tentang pentingnya peran media sosial dalam kemajuan suatu bangsa dan negara. Eksistensi dari sosial media di sektor pemerintahan telah merubah landscape dari birokrasi di dunia. Sosial media menjadi salah satu jembatan yang dapat menghubungkan pemerintah, dan masyarakat secara umum.
 Perkembangan media massa tahun 2004 sampai sekarang
Media yang berkembang
Facebook
Tahun 2004 merupakan tahun dimulainya era sosial media yang ditandai dengan kehadiran Facebook di dunia maya. Tepatnya pada bulan februari.
Youtube
Tahun setelahnya, tahun 2005, diluncurkan YouTube.com yang hingga saat ini masih populer sebagai website penyedia berbagai macam video.
Twitter
Situs penyedia layanan microblogging. Twitter sendiri baru muncul pada tahun 2006.
Tumblr
Mulai ada pada tahun 2007, yaitu layanan yang memungkinkan pengguna mengirimkan konten multimedia atau lainnya dalam bentuk blog pendek.
Bing
Pada tahun 2009, muncul sebuah mesin pencari baru bernama Bing yang bertekad untuk menyaingi mesin pencari google.
Instagram
Pada tahun 2010 muncul sebuah aplikasi untuk berbagi foto yang dapat dilihat oleh followers dari pengunggah foto tersebut dan dapat saling berkomentar antar sesama.
Path
Diluncurkan pada tahun 2011, sebuah media sosial privat yang berjalan di perangkat mobile yang memungkinkan untuk berbagi pesan dan foto.
Snapchat
Pada tahun 2013 – 2014, mahasiswa dari Stanford University mengembangkan sebuah aplikasi sosial media yang memungkinkan pengguna berbagi foto dan pesan secara bersamaan.

Perbedaan dari tahun sebelumnya (tahun 2001 – 2003)
Pada tahun 2001 database AS telah berisikan 12.878 berita online. Internet menjadi point inti dari segala kegiatan yang bersangkutan dengan media online ini. Di Indonesia berdiri wikipedia yaitu situs yang berisi tentang artikel yang mengandung informasi bermanfaat untuk pengguna.
Pada tahun 2002 berdiri Friendster, yaitu situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming.
Pada tahun 2003 berdiri Linkedln, yang tidak hanya berguna untuk bersosial, namun juga dapat berguna untuk mencari sebuah pekerjaan. Berkembangnya media sosial, tahun 2003 juga berdiri MySpace. Yaitu salah satu social network yang mengkonsentrasikan layanannya di bidang musik.
Karakteristik
Facebook, memiliki karakteristik yang sama dengan pendahulunya yakni friendster dan myspace. Kesamaan tersebut terletak pada fungsinya sebagai media jejaring sosial, media yang saling menghubungkan antara satu yang lainnya.
Youtube, Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video.
Twitter, berkicau dengan batasan 140 karakter selalu menjadi identitas Twitter.
Tumblr, pengguna lebih bebas mengekspresikan gagasannya tanpa ibatasi kuota karakter seperti twitter.
Bing, dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan dan membagi historis pencarin melalui Skydrive, Facebook, dan email.
Instagram, jejaring yang fokus utamanya yaitu pada kemudahan berbagi foto dan membaginya lewat jejaring sosial lainnya seperti facebook, twitter, tumblr, foursquare, dll.
Path,Pembatasan pertemanan yang maksimal hanya 150 orang saja.
Snapchat,Pengguna dapat mengambil foto, merekam video, menambahkan teks dan lukisan, dan mengirimkannya ke daftar terima yang ditentukan pengguna. Foto dan video kiriman disebut “snaps”.

Kebijakan pemerintah
Di indonesia diberlakukan UU ITE. Di singapura mengeluarkan aturan untuk hoax  pada tahun 2018.
Baiklah itu adalah materi-materi yang di diskusikan pada pertemuan kali ini, dan disetiap diskusi presentasi perkelompok terdapat juga sesi tanya jawab. Setelah diskusi berakhir dosen pun memberikan tambahan dari informasi yang telah diberikan para mahasiswa – mahasiswi. Sekian pengalamanku tentang ilmu jurnalistik di pertemuan ke tiga semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
#journalismUINSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan hati sintiya #13 (TUGAS UAS)

catatan hati sintiya #8

Dunia sintiya